Sabtu, 22 November 2014

Sistem Keamanan dalam Dunia Sistem Informasi


Sistem Keamanan








Didalam dunia Sistem Informasi memang amat sangat rentan terhadap pencurian data, cracker ataupun hacker dan hal lainnya, maka diperlukan adanya sebuah sistem keamanan untuk mencegah hal itu. Sistem Informasi sendiri mempunyai kategori-kategori yang dimiliki, dalam menentukan sebuah ancaman yang bisa mengganggu sistem kita itu sendiri.

A. Ancaman

Ancaman adalah aksi yang terjadi baik dari dalam sistem maupun dari luarsistem yang dapat mengganggu keseimbangan sistem informasi. Ancaman yangmungkin timbul dari kegiatan pengolahan informasi berasal dari 3 hal utama,yaitu:

1. Ancaman Alam

Yang termasuk dalam kategori ancaman alam terdiri atas :
Ancaman air, seperti : Banjir, Stunami, Intrusi air laut, kelembaban tinggi, badai, pencairan salju.Ancaman tanah, seperti : Longsor, Gempa bumi, gunung meletus.Ancaman alam lain, seperti : Kebakaran hutan, Petir, tornado, angin ribut

2. Ancaman Manusia

Yang dapat dikategorikan sebagai ancaman manusia, diantaranya adalah :Malicious code,Virus, Logic bombs, Trojan horse, Worm, active contents, Countermeasures.Social engineering.Hacking, cracking, Kriminal, Pencurian, penipuan, penyuapan, pengkopian tanpa ijin, perusakan, Teroris, Peledakan, Surat kaleng, perang informasi, 

3. Ancaman Lingkungan

Yang dapat dikategorikan sebagai ancaman lingkungan seperti :
Penurunan tegangan listrik atau kenaikan tegangan listrik secara tibatiba dan dalam jangka waktu yang cukup lama, Polusi, Efek bahan kimia seperti semprotan obat pembunuh serangga, semprotan antiapi, dll, Kebocoran seperti A/C, atap bocor saat hujan.

B. Kelemahan 

Adalah cacat atau kelemahan dari suatu sistem yang mungkin timbul pada saat mendesain, menetapkan prosedur, mengimplementasikan maupun kelemahan atassistem kontrol yang ada sehingga memicu tindakan pelanggaran oleh pelaku yangmencoba menyusup terhadap sistem tersebut.Cacat sistem bisa terjadi pada prosedur, peralatan, maupun perangkat lunakyang dimiliki, contoh yang mungkin terjadi seperti : Seting firewall yangmembuka telnet sehingga dapat diakses dari luar, atau Seting VPN yang tidak diikuti oleh penerapan kerberos atau NAT.Suatu pendekatan keamanan sistem informasi minimal menggunakan 3 pendekatan, yaitu :

1. Pendekatan preventif yang bersifat mencegah dari kemungkinan terjadikanancaman dan kelemahan.

2. Pendekatan detective yang bersifat mendeteksi dari adanya penyusupan dan proses yang mengubah sistem dari keadaan normal menjadi keadaan abnormal.

3. Pendekatan Corrective
yang bersifat mengkoreksi keadaan sistem yang sudahtidak seimbang untuk dikembalikan dalam keadaan normal.








sumber: http://www.academia.edu/7315800/Makalah_Masalah_Keamanan_Dalam_Sistem_Informasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar