Sabtu, 25 Januari 2014

TOU 4

TUGAS TOU MINGGU KE 4

1.       Di dalam melakukan perubahan atau penyesuaian organisasi harus melihat pada faktor-faktor yang umum dapat mempengaruhi, maka hal yang terpenting dalam perubahan harus melihat pada aspek ?
2.       Apa yang dimaksud dengan records retention schedule ?
3.       Pemasalahan record retention schedule setiap organisasi masalah ini bersifat relative, sebab terdapat perbedaan, sifat relative ini tergantung pada, sebutkan ?
4.       Jelaskan dalam bentuk bagan hubungan timbale balik antara manajemen, organisasi dan metode atau tata kerja ?
5.       Jelaskan dimensi-dimensi yang menjadi dasar dari evolusi organisasi ?

Jawaban:
1.                  a. Implementasi inovasi structural.
b.Kebijakan / tujuan baru.
c. Area lebih luas.
d.Kelangsungan hidup organisasi.
2.                  Suatu kebijaksanaan yang harus dilakukan dalam rangka proses manajemen, yaitu yang berhubungan dengan penggolongan, pemilihan, distribusi, maupun disposisi dari record untuk menentukan records yang mana yang perlu tetap disimpan untuk selama-lamanya serta jenis-jenis records yang mana dan yang dalam jangka waktu berapa lama pula perlu dimusnahkan karena sudah tidak diperlukan lagi.
3.                  a. Masa aktif dari record retention schedule tersebut.
b. Jenis organisasinya.
4.         Hubungan Timbal Balik Antara Organisasi, Manajemen dan Metode (Tata Kerja)
Bila organisasi, manajemen dan metodenya dilakukan dengan kerjasama yang baik, pemanfaatan sumber-sumber dan waktu yang ada dapat dilakukan secara tepat dan lebih terkoordinir sesuai dengan proses kegiatan yang ditetapkan maka untuk mencapai tujuan akan mendapatkan hasil yang lebih efisien dan efektif serta lebih maksimal. Karena jika semuanya dilakukan sesuai dengan tugasnya maka hubungan timbal balik itu akan saling menguntungkan.Dari konsep tersebut, terbukti bahwa manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya suatu tujuan.

5.         a.Merefleksikan bahwa organisasi itu adalah sistem.
b.Berhubungan dengan hasil-hasil akhir dari struktur organisasi.




TOU 3

Tugas TOU MINGGU KE 3

Nama               : Ghaida Ratih Agustin
No. ID             : 13112128

Soal : Isi setiap titik-titik dengan jawaban yang benar :
1.      Definisi organisasi perusahaan menurut Fremont E. Kast dan James E. Rosenzwing tahun 1974, adalah :

Struktur adalah hubungan dari berbagai fungsi atau kegiatan dalam sebuah organisasi.

2.      Kegiatan-kegiatan manajemen menurut Henry Fayol, adalah :

  1. Perencanaan
  2. Pengorganisasian
  3. Pemberian perintah
  4.  Pengkoordinasian
  5.  Pengawasan

3.      Dalam konsep manajemen, persoalan terpenting dalam merealisasikan tujuannya oleh seorang manajer atau pimpinan dan dapat dijadikan sebagai alat manajemen, terletak pada  Perencanaan (planning)

4.      Terdapat dua dimensi dasar di dalam evolusi teori organisasi dan setiap dimensi mempunyai perspektif yang saling bertentangan, dalam dimensi pertama, organisasi adalah Dimensi pertama merefleksikan bahwa organisasi itu adalah sistem. Sebelum kurang lebih tahun 1960, teori organisasi cenderung didomonasi oleh perspektif tertutup. Organisasi-organisasi dipandang berdiri sendiri dan tertutup dari lingkungannya. Akan tetapi mulai sekitar tahun 1960, teori organisasi secara jelas mulai menerima perspektif sistem terbuka. Analisis-analisis yang sebelumnya hanya berfokus kepada karakteristik intern dari organisasi, kemudian berubah menjadi pendekatan yang menekenken pentingnya organisasi memperhatikan peristiwa dan proses yang terjadi di lingkungan ekstern.

5.      Proses pelaksanaan kerja atau operasional organisasi harus sesuai dengan persyaratan mutlak yang diperlukan dalam proses manajemen, maka persyaratan tata kerja yang tepat bertujuan : Meningkatkan efisiensi kerja

6.      Berdasarkan pada aspek-aspek yang mempengaruhi organisasi dengan melihat pada alat manajemen dalam mencapai tujuan, maka organisasi dapat bersifat:

  1. Kekeluargaan, yaitu mempunyai nilai dasar keluarga yang saling memberi dan menerima, saling menolong dan menjaga nama baik sebagai satu keluarga besar.
  2. Persahabatan, yaitu berusaha saling mengenal dan bergaul dalam suasana persahabatan yang saling menguntungkan dan saling mempercayai.
  3. Nasional, yaitu setiap langkah dan orientasi program atau kegiatannya senantiasa berpijak pada nilai dasar bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan serta berwawasan nusantara yang mencerminkan keberagaman sekaligus persatuan bangsa Indonesia.
  4. Internasional, yaitu setiap langkah dan gerak organisasi ini memiliki visi jauh melewati batas teritorial negara dan aktif mempromosikan tata-pergaulan internasional yang berbudaya dan beradab.

7.      Di dalam melakukan perubahan atau penyesuaian organisasi harus melihat pada factor-faktor yang umum dapat mempengaruhi, maka hal yang terpenting dalam perubahan harus melihat pada : Faktor lain organisasi berasal dari sistem psikososial. Yang menjadi fakta adalah sukses atau tidaknya suatu organisasi tergantung dari bagaimana perilaku atau usaha manusia dalam melakukan tugasnya dalam mencapai suatu tujuan. Sejauh mana kemampuan yang ada didalam diri seorang manusia itu dapat ditunjukkan seringkali menjadi faktor yang penting dalam mencapai sasaran organisasi. Jadi, perubahan moral dan motivasi individu atau kelompok itu besar pengaruhnya.

  1. Dalam sifat dimanisnya organisasi, terdapat factor yang dapat mempengaruhinya, yaitu :

a.      FAKTOR INTERN (DALAM)
• Tujuan
• Manusia-manusia
• Tata hubungan
b.      FAKTOR EKTERN (LUAR)
a) NON FISIK
• Bersifat Konstitusional-politis
Contoh: UUD, Tap MPR, KEPRES, SISTEM PEMERINTAHAN
• Bersifat Sosial-politis
Contoh: Partisipasi masyarakat, Parpol, Susunan hidup masyarakat, peranan kelompok.
• Bersifat Sosial-ekonomi
Contoh: Kondisi hidup penduduk, Sumber penghasilan, umlah penduduk, Lapangan kerja.
• Bersifat Sosial-religius
Contoh: Pengaruh Agama, Hubungan pemeluk agama, Organisasi keagamaan.
• Bersifat Sosial-kultur
Contoh: Tingkat kecerdasan berpikir.
• Bersifat Teknik-teknologis
Contoh: Penemuan teknologi

b) BERSIFAT FISIK
Misalnya: Faktor letak, Keadaan Alam, Daerah, Sumber-sumber Alamiah, Keadaan Iklim dan Cuaca


  1. Talcott Parsons, tahun 1960, membedakan organisasi berdasarkan kebutuhan social, yaitu:

  1.  Organisasi ekonomi ( economic oagnization)
    Tujuannya mendapat keuntungan dari produksi atau jasa yang dihasilkan, tanpa merupakan segi sosial. Contohnya pabrik tekstil yang juga mengadakan poliklinik.

  1. Organisasi politik (political oganization)
    Kegiatan dibidang pembagian kekuasaan, pengambilan keputusan, pengaruh-mempengaruhi pemerintah. Contohnya partai politik.

  2. Organisasi pengapdian massa rakyat ( integartive organization)
    tujuannya mengadikan diri untuk kepentingan massa rakyat. Contonya rumah sakit, yatim piatu, yayasan sosial.

  3.  Organisasi pelestarian ( petter maintenance organisation)
    tujuan melestarikan dan memelihara kesenian, pendidikan, kebudayaan dan lai-lain.

  1.  Berdasarkan jumlah puncak pimpinan
    a. Organisasi pimpinan puncak(single organization)
    puncak pimpinan satu orang : direktur, kepala kantor dan lain-lain.

    b. Organisasi pimpinan jamak ( plural executive oragization)
    pucuk pimpinan terdiri atas beberapa orang : Direksi, yang terdiri atas diektur utama, beserta direktur-direktur bidang khusus; prsedium dan lain-lain.


  1. Berdasarkan keterlibatan emosi (keterpaduan emosi/pribadi)
    a. Organisasi primair ( primary oragization)
    Keterpaduan emosi dan pribadi lebih terasa : keluarga, organisasi profesi dan lai-lain

    b. Organisasi sekunder (secundary orgazation)
    Lebih banyak melibatkan akal, daripada keastaun emosi : organisasi formal : perusahan, dinas-dinas penerintah.


  1. Berdasarkan nilai dan budaya atau lebih tepatnya berdasarkan tujuan Alferd Kuhn, membedakannya kedalam :
    a. Organisasi kerja sama ( kooperative orgazation)
    terutama tujuan tergalangnya kerjasama/gotong royong para anggotanya : keluarga, koperasi, orgasisasi sosial dan lain-lain.

    b. Organsisasi cari untung (profit organization)
    terutama tujuannya mencari laba : perusahan indusri perdagangan dan lain-lain.

    c. Organisasi pengapdian (service oragization)
    Bertujuan mengapdikan pada massa rakyat dan sesamanya. Contoh : organisasi agama, lembaga bantuan hukum dan lain-lain.

    d. Organisasi penekan (pressure oragization)
    tujuan untuk menekan pihak lain agar berbuat sesuai dengan kemauannya. Contoh : pressure group, serikat pekerja dan lain-lain.


  1. Organisasi memiliki daur hidup, berdasarkan Kim S. Cameron  dan David A. Whetten, terdiri dari tahap :

a.      Bayi
b.      Kanak-kanak
c.       Remaja
d.      Dewasa
e.       Matang
f.       Aristokrasi
g.      Birokrasi Awal


Selamat mengerjakan




TOU 2


Tugas TOU MINGGU KE 2


1.      Pada realita dalam suatu organisasi, pembagian kerja masih berlaku, jelaskan !
2.      Contohkan dengan kasus sederhana mengenai standarisasi dapat mendorong koordinasi ?
3.      Jika terdapat bentuk organisasi  seperti di bawah ini :
    A
 


                       I                                II                          III                           IV

  1. Berapa  arus hubungan komunikasi ?
  2. Lengkapi gambar tersebut dengan garis arus hubungan komunikasi !
1.      Jelaskan arti dari komunikasi adalah proses penyampaian keterangan ?
2.      Organisasi menggunakan formalisasi akan memperoleh keuntungan-keuntungan, sebutkan keuntungan – ketuntungan tersebut dan berikan contoh ?


Jawaban:

  1. Pembagian kerja dalam suatu organisasi masih berlaku, dikarenakan apabila tanggung jawab pekerjaan hanya diserahkan pada satu orang, maka pasti organisasi tersebut tidak akan bisa berjalan dengan maksimal dan menyebabkan kematian dari organisasi tersebut.

  1. Kesepakatan yang dibuat diawal pembentukan tim organisasi dapat mempermudah tim untuk berkoordinasi dengan baik antara sesama anggota organisasi. Contohnya : koordinasi yang dilakukan antara ketua dengan anggotanya untuk saling terbuka dalam melakukan suatu kegiatan dapat mempermudah berkembangnya koordinasi antara sesama anggota organisasi, karena untuk dapat saling berkoordinasi dengan baik harus ada saling keterbukaan antara satu dengan yang lain. Karena akan menyulitkan jika ada anggota yang tidak dapat dipercaya , hal ini akan mempengaruhi kinerja tim dan juga gerak sosial tim


  1. a. Berapa arus hubungan komunikasi ?
    menurut J.E Walters, jumlah arus tata hubungan tersebut bisa dicari dengan menggunakan rumus sebagai berikut :
    R = N ( N - 1 )


Di mana :

R adalah Relationship yaitu tata hubungan yang terjadi sebagai akibat bertambahnya jumlah orang yang melakukan komunikasi.

N adalah Number yaitu jumlah artinya jumlah orang yang ada dalam organisasi atau jumlah anggota organisasi atau bias juga jumlah unit kerja dalam organisasi.

Jadi rumus tersebut di atas menjelaskan secara matematis bahwa jumlah tata arus hubungan ayang ada dalam suatu organisasi sama dengan jumlah orang-orang yang ada dalam organisasi dikalikan jumlah tersebut dikurangi satu.
Sebagai contohnya lihat pada gambar diatas : Pada gambar diatas bias diketahui bahwa jumlah orang yang ada dalam organisasi adalah 5 orang sehingga jumlah arus tata hubungannya adalah sebagai berikut :

R = 5 ( 5 - 1 )
= 5 x 4
= 20
b.       Lengkapi gambar tersebut dengan garis arus hubungan komunikasi !


  1. Komunikasi merupakan suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu.

  1. Formalisasi. Sejauh mana pekerjaan-pekerjaan di dalam organisasi dibakukan.sehingga tercapai.kesepakatan antar anggota di dalam organisasi tersebut untuk membentuk satu perencanaan baru.
    keuntungan- keuntungannya adalah
    • Meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan
    • Memperbaiki manajemen organisasi dengan menerapkan perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan tindakan perbaikan (plan, do, check, act)
    • Mengurangi risiko usaha
    • Meningkatkan komunikasi internal dan hubungan baik dengan berbagai pihak yang berkepentingan,

  

TOU 1

Tugas TOU MINGGU 1

1.  Jelaskan konsep dari teori X dan Y ?
2.  Apa yang dimaksud dengan teori manajemen ilmiah ?
3. Coba jelaskan tentang teori matinya birokrasi ?

Jawaban :
  1. Konsep teori X dan Y dikemukakan oleh Douglas McGregor dalam buku The Human Side Enterprise di mana para manajer / pemimpin organisasi perusahaan memiliki dua jenis pandangan terhadap para pegawai / karyawan yaitu teori x atau teori y.

    A. Teori X

    Teori ini menyatakan bahwa pada dasarnya manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Memiliki ambisi yang kecil untuk mencapai tujuan perusahaan namun menginginkan balas jasa serta jaminan hidup yang tinggi. Dala m bekerja para pekerja harus terus diawasi, diancam serta diarahkan agar dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan perusahaan.

    B. Teori Y

    Teori ini memiliki anggapan bahwa kerja adalah kodrat manusia seperti halnya kegiatan sehari-hari lainnya. Pekerja tidak perlu terlalu diawasi dan diancam secara ketat karena mereka memiliki pengendalian serta pengerahan diri untuk bekerja sesuai tujuan perusahaan. Pekerja memiliki kemampuan kreatifitas, imajinasi, kepandaian serta memahami tanggung jawab dan prestasi atas pencapaian tujuan kerja. Pekerja juga tidak harus mengerahkan segala potensi diri yang dimiliki dalam bekerja.

  1. Teori manajemen ilmiah adalah bagian ketiga dari tiga bagian dasar dari teori klasik organisasi (Hick dan Gullett, 1975). Manajemen ilmiah berbagi dengan teori administrasi dan teori birokrasi yang menekankan pada sisi logika, perintah dan hirarki dalam organisasi. Seperti halnya dalam teori administrasi, di dalam manajemen ilmiah terdapat bias perbedaan pada praktek manajemennya. Fokus manajemen ilmiah lebih mikroskopis ketimbang fokus teori administrasi. Ketika teori administrasi menjelaskan cara-cara organisasi yang harus dibangun, manajemen ilmiah menjelaskan cara-cara spesifik dari tugas organisasi yang harus dibangun guna meningkatkan efisiensi pencapaian hasilnya.

  2. Teori matinya birokrasi dikemukakan oleh Warren Bennis yang menyatakan bahwa kondisi saat ini menunjukkan bahwa bentuk organisasi yang ideal adalah Adhocracy yang fleksibel. Adhocracy adalah jenis organisasi yang beroperasi dalam mode berlawanan dengan birokrasi. Istilah ini pertama kali dipopulerkan pada tahun 1970 oleh Alvin Toffler dan sejak saat itu menjadi sering digunakan dalam Teori Manajemen Organisasi, selanjutnya dikembangkan oleh akademisi seperti Henry Mintzberg. SUMBER http://handoko-prasetyo.blogspot.com/2012/11/teori-organisasi-umum-01.html

Sabtu, 06 Juli 2013

Artikel Manusia dan Penderitaan

Artikel Mengenai Manusia dan Penderitaan

Penderitaan sendiri adalah sebuah kondisi atau sebuah peristiwa yang tidak diharapkan yang biasanya membuat kita merasa sedih dan kecewa lalu membuat kita menjadi bertanya-tanya kenapa harus kita yang menjalani peristiwa seperti ini. Penderitaan bisa dibilang juga sebagai cobaan yang diberikan Tuhan kepada kita untuk mengangkat derajat kita di mata Tuhan. Tetapi penderitaan bisa juga sebagai dampak atau akibat dari perbuatan yang telah kita lakukan di masa lalu.

Manusia juga tidak bisa terlepas dari yang namanya penderitaan, walaupun mungkin ada penderitaan yang berdampak langsung dalam mengubah kehidupan manusia secara drastis, atau penderitaan yang tidak berdampak langsung dalam kehidupan manusia, dan penderitaan sendiri bisa kita perbaiki dengan kerja keras . Jadi bila kita memang sedang mengalami sebuah “penderitaan” sebaiknya kita jalani dengan ikhlas dan sabar agar kita bisa melewati penderitaan itu dengan baik.

Artikel Manusia dan Keadilan

Artikel Mengenai Manusia dan Keadilan


Keadilan adalah sebuah keputusan yang di ambil oleh seseorang atau kelompok yang memang sudah pantas di berikan sesuai dengan perilaku atau sikap dari seseorang atau kelompok tersebut.  Manusia sebagai makhluk yang mempunyai akal memiliki peran untuk membentuk sebuah keadilan itu sendiri. Karena hokum keadilan di Indonesia merupakan hasil dari pemikiran-pemikiran rakyat Indonesia yang kemudian disaring dan terbentuk sebuah hukum untuk memberikan dan menjaga sebuah keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Tetapi seiring berkembangnya zaman, mungkin hukum di Indonesia atau lebih tepatnya keadilan di Indonesia  perlu di tingkatkan lagi kepeduliannya. Karena masih banyak hukum atau keadilan di Indonesia yang bisa dibeli dengan uang, padahal banyak keputusan dalam pengambilan hukum yang tidak tepat sasaran kepada orang yang menerima keputusan tersebut. Oleh karena itu manusia memiliki peranan penting untuk membenahi sistem hukum di Indonesia untuk tetap menjaga keadilan sesuai dengan jalurnya.

Artikel Manusia dan Cinta Kasih

Artikel Mengenai Manusia dan Cinta Kasih

Di setiap kehidupan semua makhluk hidup seperti hewan, manusia dan tumbuhan pasti memiliki rasa cinta dan kasih kepada sesama makhluk hidup. Mungkin hanya caranya saja yang berbeda untuk menunjukkan rasa cinta kasih terhadap sesama makhluk hidup. Khususnya untuk makhluk hidup yang bernama manusia, pasti anda semua sudah mengetahui bahwa manusia tidak bisa terlepas dengan yang namanya cinta kasih. Cinta kasih pada manusia bisa digolongkan menjadi empat yaitu:
  1.   Cinta kasih manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  2.  Cinta kasih manusia terhadap manusia
  3. Cinta kasih manusia terhadap tumbuhan dan hewan

Kita akan membahas satu-persatu cinta kasih manusia terhadap Tuhan, manusia itu sendiri, tumbuhan dan hewan.

     1. Cinta kasih manusia terhadap Tuhan


Cinta kasih terhadap Tuhan adalah cinta kasih yang sangat suci, karena di dalam semua agama pasti diajarkan untuk mencintai dan mengasihi Tuhan melebihi diri kita sendiri. Cinta kasih manusia terhadap Tuhan bisa di tunjukkan dengan selalu menjalankan perintah-NYA dan menjauhi segala larangan-NYA serta menjalankan perintah-perintah yang terdapat di dalam kitab suci.  Karena dengan lcara seperti itu, kita bisa mengerti dan memahami cara yang baik untuk berbagi cinta kasih kita kepada semua makhluk hidup.

2. Cinta kasih manusia terhadap manusia

Bila kita membicarakan cinta kasih manusia terhadap manusia banyak hal yang bisa dilakukan untuk berbagi cinta kasih tersebut. Seperti dengan saling menghormati dan menghargai, saling membantu sesama, tidak bertindak semena-mena. Dan saling menjaga silahturahmi kepada sesama manusia.

3. Cinta kasih manusia terhadap tumbuhan dan hewan


Cinta kasih terhadap tumbuhan dan hewan adalah cinta kasih yang tak kalah penting, karena manusia bisa menghirup oksigen dengan bebas dan puas karena bantuan dari tumbuhan dan manusia bisa menanam padi dengan bantuan kerbau yang membajak sawah untuk menggempurkan tanah. Oleh karena itu manusia harus mempunyai cinta kasih terhadap hewan dan tumbuhan dengan cara menjaga kelestarian hidup mereka, tidak mengeksploitasi tumbuhan dan hewan demi keuntungan diri sendiri. Karena di bumi ini manusia, hewan dan tumbuhan saling berkaitan guna mewujudkan tempat tinggal yang aman dan nyaman untuk di tempati sampai generasi berikutnya.